INFO
  •  Sistem Informasi Manajemen Data Statistik 
  •  contoh-contoh-contoh 
POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN 

POLITIK, HUKUM, DAN KEAMANAN

 

Partai Politik

Tabel 11.1 Nama-Nama Partai Politik Peserta Pemilu Legislatif Kabupaten Boven Digoel Tahun 2019

No

No. Urut

Nama Partai Poltik

(1)

(2)

(3)

1

*

Partai Gerakan Indonesia Raya

2

*

Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia

3

*

Partai Keadilan Sejahtera

4

*

Partai Amanat Nasional

5

*

Partai Golongan Karya

6

*

Partai Persatuan Pembangunan

7

*

Partai Bulan Bintang

8

*

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

9

*

Partai Demokrat

10

*

Partai Nasional Demokrat

11

*

Partai Hati Nurani Rakyat

12

*

Partai Kebangkitan Bangsa

13

*

Partai Solidaritas Indonesia

14

*

Partai Persatuan Indonesia

15

*

Partai Gerakan Perubahan Indonesia

16

*

Partai Berkarya

17

*

Partai Indonesia Kerja

 Sumber : KPU Kab. Boven Digoel, 2017

Keterangan: *) Data belum tersedia

 

 

Pemilihan Umum

Pemilihan umum (Pemilu) yang terakhir diselenggarakan adalah Pemilu legislatif pusat dan daerah di tahun 2014, serta Pemilu kepala daerah di tahun 2015. Jumlah masyarakat yang menggunakan hak pilihnya pada Pemilu legislatif tahun 2014 dan Pemilu Kepala Daerah tahun 2015 dapat dilihat pada Gambar 11.1.

 

Gambar 11.1 Jumlah Masyarakat yang Menggunakan Hak Pilih pada Pemilu di Kabupaten Boven Digoel Tahun 2019

 

Sumber : KPU Kabupaten Boven Digoel, 2016

 

Jumlah partisipasi masyarakat yang menggunakan hak pilihnya pada Pemilu legislatif daerah lebih besar dibandingkan Pemilu legislatif pusat, dimana jumlah masyarakat yang menggunakan hak pilihnya pada Pemilu legislatif daerah sebesar 30.118 pemilih, sedangkan untuk Pemilu legislatif pusat sebesar 29.731 pemilih. Sementara itu untuk pemilihan kepala daerah di tahun 2015, jumlah pemilih mencapai 32.166 pemilih.

Dilihat dari jenis kelaminnya, jumlah partisipasi pemilih untuk Pemilu, lebih banyak laki-laki dibandingkan dengan perempuan, seperti yang tampak pada Gambar 11.2. Partisipasi pemilih laki-laki lebih banyak dibandingkan perempuan, mulai dari Pemilu Legislatif, Pemilu Bupati, Gubernur, hingga Pemilu Presiden.

 

Gambar 11.2. Jumlah Masyarakat yang Menggunakan Hak Pilih Pemilu di Kabupaten Boven Digoel Berdasarkan Jenis Kelamin

Sumber : KPU Kabupaten Boven Digoel, 2016

 

 

Persentase tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilu dan jumlah pembinaan politik daerah seperti yang ditunjukkan pada Tabel 11.2 berikut.

 

Tabel 11.2 Persentase Tingkat partisipasi  Masyarakat Dalam Pemilu dan Jumlah Kegiatan Pembinaan Politik Daerah di Kabupaten Boven Digoel, Tahun 2013-2018

Tingkat Partisipasi

Tahun

2013

2014

2015

2016

2017

2018

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

Tingkat penyelenggaraan pendidikan politik dasar

40%

50%

75%

75%

75%

75%

Partisipasi masyarakat dalam Pemilu

80%

90%

80%

80%

85%

85%

Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap partai politik

80%

100%

100%

100%

100%

100%

Jumlah kegiatan pembinaan politik daerah

1

1

1

1

1

3

 Sumber : Badan Kesehatan Bangsa dan Politik Boven Digoel, 2018

 

 

Komposisi Anggota DPRD

Pada Tabel 11.3 terlihat bahwa jumlah anggota DPRD Kabupaten Boven Digoel menurut jenis kelamin, untuk periode kerja tahun 2010 s/d 2014 (Periode II) didominasi oleh laki-laki. Komposisi anggota DPRD pada periode II dari tahun 2010 hingga 2013 adalah laki-laki berjumlah 18 orang, perempuan 2 orang. Pada periode III dari tahun 2014 hingga 2017, hanya terdapat satu perempuan anggota dewan dari total 20 anggota dewan. Namun komposisi anggota DPRD perempuan meningkat pada tahun 2018 yaitu sebanyak 2 orang dan 18 orang laiki-laki. Terlihat masih adanya perbedaan gender dalam kepemimpinan dewan perwakilan rakyat di Kabupaten Boven Digoel.

Semua anggota DPRD ini terbagi dalam beberapa komisi. Dari tahun 2010 s/d 2014 (Periode II) dan tahun 2014 s/d 2018 untuk periode III,  terdapat 3 komisi. Fraksi yang ada dalam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Boven Digoel dari tahun 2010 sampai 2018 terdapat 3 fraksi dengan jumlah anggota Badan Kehormatan sebanyak 3 orang.

 

Tabel 11.3. Jumlah Anggota DPRD Kabupaten Boven Digoel Menurut Jenis Kelamin, Tahun 2010-2019

Tahun

Jumlah Anggota DPRD

Jumlah Komisi

Jumlah Fraksi

Jumlah Anggota Badan Kehormatan

Laki-Laki

Perempuan

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

2010

18

2

3

3

3

2011

18

2

3

3

3

2012

18

2

3

3

3

2013

18

2

3

3

3

2014

19

1

3

3

3

2015

19

1

3

3

3

2016

19

1

3

3

3

2017

19

1

3

3

3

2018

18

2

3

3

3

 Sumber : Sekretariat DPRD Kabupaten Boven Digoel, 2018

 

Pengawasan

Adapun pengawasan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Boven Digoel dalam bentuk pemeriksaan yang menghasilkan temuan dan rekomendasi untuk perbaikan, seperti yang tampak pada Tabel 11.4.

Jumlah rekomendasi temuan hasil peemeriksaan pada tahun 2013 dari sisi eksternal sebanyak 52 rekomendasi, kemudian menurun hingga tahun 2015 menjadi 36 kasus. Pada tahun 2016 jumlah rekomendasi temuan meningkat menjadi 53 kasus, yang mana pada tahun tersebut merupakan tahun dengan jumlah rekomendasi terbanyak sejak selama enam tahun terakhir. Sedangkan jumlah temuan rekomendai dari sisi internal cenderung fluktuatif (naik-turun), diamana jumlah rekomendai pada tahun 2014 sebanyak 24 rekomendasi, kemudian meningkat menjadi 38 kasus di tahun 2015 dan kembali menurun pada tahun 2016 sebanyak 33 kasus.

Adapun jumlah rekomendasi temuan yang ditindaklanjuti dari sisi eksternal pada tahun 2014 sampai 2016 adalah 21, 23, dan 16 rekomendasi. Sedangkan jumlah temuan yang ditindaklanjuti dai sisi internal pada tahun 2014 sampai dengan 2016 adalah 21,12, dan 12 rekomendasi.

 

Tabel 11.4. Jumlah Pengawasan (Rekomendasi) Kabupaten Boven Digoel, Tahun 2013-2018

 

Pengawasan

Tahun

2013

2014

2015

2016

2017

2018

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

Jumlah Perda yang sudah diterbitkan

10

10

2

14

13

3

Jumlah Perda yang dibatalkan

1

2

-

-

-

-

Peraturan Bupati yang sudah diterbitkan

14

12

14

76

40

56

Jumlah surat keputusan Bupati

99

214

234

367

341

334

Jumlah sosialisasi produk hukum dan pembinaan

2

2

-

1

1

3

Jumlah pengaduan dan gugatan masyarakat yang ditangani

 

 

 

 

 

1

Jumlah pengaduan yang diterima

 

 

 

 

 

1

Jumlah rekomendasi temuan hasil pemeriksaan :

 

 

 

 

 

 

a.      Eksternal

52

43

36

53

16

11

b.      Internal

-

24

38

33

-

-

Jumlah rekomendasi temuan hasil pemeriksaan yang ditindak lanjuti :

 

 

 

 

 

 

a.      Eksternal

-

21

23

16

-

-

b.      Internal

-

24

12

12

-

-

Jumlah temuan yang sudah ditindaklanjuti

-

67

74

86

22

9

Jumlah temuan yang menyebabkan kerugian negara

-

21

25

25

16

11

Sumber : Bagian Hukum Setda dan Inspektorat Daerah Kabupaten Boven Digoel

 

Perda yang sudah diterbitkan dari tahun 2013 hingga 2014 adalah sebanyak 10 perda. Pada tahun 2015, jumlah Perda yang diterbitkan hanya sebanyak 2 Perda. Di tahun 2016 jumlah Perda yang diterbitkan bertambah sebanyak 14 peraturan. Sedangkan pada tahun 2017 sampai dengan 2018 jumlah perda yang diterbitkan menurun dimana perda pada tahun 2017 sebanyak 13, dan pada tahun 2018 hanya sebanyak 3 perda. Peraturan Bupati yang diterbitkan di tahun 2016 lebih banyak lima kalinya dari tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 76 produk Peraturan Bupati. Pada tahun 2017 terdapat 40 produk Peraturan Bupati yang diterbitkan, dan meningkat menjadi 56 peraturan bupati pada tahun 2018. Selain itu juga pada setiap tahu dilakukan sosialisasi produk hukum dan pembinaan, yang mana pada tahun 2018 telah dilaksanakan sebanyak 3 kali

 

 

HUKUM

 

Jumlah Kasus Pelanggaran Hukum

  1. Jumlah Perkara Dilaporkan

Pada tahun 2013 tercatat 90 perkara yang dilaporkan kepada kepolisian resor Kabupaten Boven Digoel dimana 67 diantaranya merupakan perkara pidana, 14 perkara merupakan perkara lalu lintas dan 9 perkara lainnya merupakan perkara perlindungan perempuan dan anak. Di tahun 2014 jumlah perkara yang dilaporkan menurun jumlahnya jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya tahun 2013, yaitu sebanyak 56 perkara, dimana perkara pidana yang dilaporkan sebanyak 41, perkara lalu lintas sebanyak 9 perkara dan perkara perlindungan perempuan sebanyak 6 perkara. Pada tahun 2018 tercatat sebanyak 54 perkara yang dilaporkan kepada kepolisian setempat yan terdiri atas 46 perkara pidana dan 8 perkara narkotika.

Dalam rentang waktu dari tahun 2013 hingga 2018, jumlah perkara yang dilaporkan paling banyak terjadi pada tahun 2016 dengan 171 perkara, dimana perkara pidana yang dilaporkan sebanyak 125, perkara lalu lintas sebanyak 28 perkara dan perkara perlindungan perempuan dan anak sebanyak 18 perkara. Sementara itu, dalam enam tahun terakhir dari tahun 2013 hingga 2018, tidak terdapat perkara perdata, perkara politik dan HAM, dan Lalu Lintas.

Tabel 11.5. Jumlah Perkara Dilaporkan di Kabupaten Boven Digoel, Tahun 2013-2018

Perkara Dilaporkan

Tahun

2013

2014

2015

2016

2017

2018

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

Pidana

67

41

79

125

83

46

Perdata

0

0

0

0

0

0

Narkotika

0

0

0

0

0

8

Politik dan HAM

0

0

0

0

0

0

Lalu Lintas

14

9

27

28

23

0

Perlindungan perempuan dan anak

9

6

4

18

14

*

Sumber : Kepolisian Resor Kabupaten Boven Digoel, 2018

 

  1. Jumlah Perkara Terselesaikan

Lebih dari setengah perkara pidana yang telah terselesaikan pada tahun 2013 hingga 2014, sedangkan pada tahun 2015 hingga 2017, jumlah perkara pidana yang terselesaikan kurang dari setengah perkara pidana yang dilaporkan. Untuk perkara lalu lintas, dari tahun 2013 hingga 2017, semua perkara lalu lintas yang dilaporkan telah terselesaikan semuanya, atau tingkat penyelesaiannya telah mencapai 100 persen. Untuk perkara pidana dan narkotika pada tahun 2018 tingkat penyelesaian sudah mencapai 100 persen.

Tabel 11.6. Jumlah Perkara Terselesaikan di Kabupaten Boven Digoel, Tahun 2013-2018

Perkara Dilaporkan

Tahun

2013

2014

2015

2016

2017

2018

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

Pidana

46

27

35

55

39

46

Perdata

0

0

0

0

0

0

Narkotika

0

0

0

0

0

8

Politik dan HAM

0

0

0

0

0

0

Lalu Lintas

14

9

27

28

23

*

Perlindungan perempuan dan anak

9

4

4

11

12

*

 Sumber : Kepolisian Resor Kabupaten Boven Digoel, 2018

 

Kelembagaan

  • Lembaga Permasyarakatan (LP)

Tak heran Kabupaten Boven Digoel memiliki lembaga pemasyarakatan, karena dulunya kabupaten ini terkenal sebagai tempat pengasingan para tokoh perjuangan Indonesia, seperti wakil presiden RI pertama yakni Bung Hatta dan Sutan Syahrir. Kabupaten Boven Digoel mempunyai satu Lembaga Permasyarakatan dibawah Kementrian Hukum dan HAM Kabupaten Boven Digoel. Namun di Kabupaten Boven Digoel belum memiliki Pengadilan Agama, Pengadilan Militer, Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tata Usaha Negara.

 

 

KEAMANAN DAN KETERTIBAN UMUM

Jumlah Kriminalitas

 

Tabel 11.7. Jumlah Kriminalitas di Kabupaten Boven Digoel, Tahun 2013-2018

Kriminalitas/Unjuk Rasa

Tahun

2013

2014

2015

2016

2017

2018

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

Pemalsuan surat

16

1

-

-

*

*

Pembunuhan

-

1

3

2

2

2

Perkosaan/Seksual

8

5

3

15

1

1

Perjudian

7

-

-

5

*

*

Penganiayaan

19

9

20

26

8

20

Pencurian

-

11

31

43

27

24

Narkoba

1

2

2

6

2

9

Pengerusakan kantor pemerintah/ Polri

1

2

-

-

*

*

Pengerusakan tempat ibadah

-

-

-

-

-

-

Penimbunan BBM

-

-

-

-

*

*

Pemalsuan uang

0

0

0

0

0

0

Penipuan

-

1

1

7

5

10

Unjuk rasa di bidang politik

6

9

9

0

0

0

Unjuk rasa di bidang ekonomi

0

0

0

1

1

0

Unjuk rasa di bidang lainnya

0

0

0

0

0

1

Kebakaran

-

-

-

-

-

2

 Sumber : Kepolisian Resor Kabupaten Boven Digoel, 2018

Keterangan :*)data tidak tersedia

 

 

Keamanan Lingkungan

Dalam mendukung tertib dan amannya lingkungan, terutama di lingkungan pemerintahan, maka dibentuklah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Linmas, seeperti yang ditunjukkan pada Tabel 11.8 berikut.

 

Tabel 11.8. Jumlah Anggota Satpol PP dan LINMAS di Kabupaten Boven Digoel, Tahun 2013-2018

Jumlah Anggota

Tahun

2013

2014

2015

2016

2017

2018

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

Anggota SatPol PP

-

23

59

64

77

78

Anggota SatPol PP Distrik

-

-

-

-

-

-

Anggota Linmas

-

520

520

530

560

569

Operasi Tertib Disiplin Aparatur (Kegiatan)

-

-

1

2

-

-

Operasi PKL, Miras, Tempat Hiburan

-

-

-

4

-

-

Patroli Wilayah (Kegiatan)

-

-

120

144

264

264

Rasio Jumlah SatPol PP Per 10.000 Penduduk

-

3,16

8,11

8,79

10,6

10,6

Rasio Jumlah Linmas Per 10.000 Penduduk

-

71,5

71,5

72,8

76,9

76,9

Tingkat Waktu Tanggap (respon time rate) Daerah Layanan Wilayah

-

-

12

12

15

15

 Sumber: SatPol. PP. Dan LINMAS  Kabupaten Boven Digoel, 2018

 

Sejak tahun 2014 sampai dengan tahun 2018, jumlah anggota SatPol PP terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2015 jumlah anggota SatPol. PP. berjumlah 50 orang, jumlah ini naik 2 kalinya dari jumlah tahun 2014 yang hanya berjumlah 23 dan di tahun 2016 jumlah anggota SatPol PP. terus bertambah hingga menjadi 63 orang. Anggota LINMAS jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan anggota SatPol PP. Pada tahun 2014 dan 2015 anggota LINMAS berjumlah 520 orang dan mengalami peningkatan menjadi 569 orang di tahun 2018. Kegiatan yang telah dilakukan oleh anggota SatPol PP. diantaranya operasi tertib disiplin aparatur yang telah dilaksanakan sebanyak satu kali pada tahun 2015 dan dua kali di tahun 2016. Patroli wilayah telah dilakukan sebanyak 120 kali pada tahun 2015 dan di tahun 2018 jumlahnya meningkat menjadi 264 kegiatan patroli wilayah. Rasio SatPol PP. terhadap 10.000 penduduk adalah sebesar 10,6. Artinya setiap 10.000 penduduk akan ditangani oleh 11 anggota SatPol PP. jumlah ini tentunya masih sangat sedikit.

Kembali